Facebook Twitter Google RSS
Results for hiburan Show all posts
Video Via Vallen Sayang Boy William Indonesian Choice Awards NET TV

Video Via Vallen Sayang Boy William Indonesian Choice Awards NET TV


NO 1 DI TRENDING youtube Via Vallen - Sayang - Indonesian Choice Awards 5.0 NET
Seperti tahun-tahun sebelumnya, “Indonesian Choice Awards 5.0 NET.” juga akan bertabur bintang-bintang dari dalam dan luar negeri. Tak kurang dari musisi papan atas mancanegara seperti penyanyi cantik Hailee Steinfeld yang terkenal dengan lagunya Starving, dan juga musisi yang tak lekang oleh zaman, Craig David dengan lagu yang pasti tidak asing  berjudul 7 days.

Selain itu, akan hadir pula Light Balance, grup penari asal Ukraina yang berkonsep unik dan berhasil menyabet juara ketiga dalam ajang kompetisi bakat “America’s Got Talent” di Amerika Serikat. Tidak hanya pengisi acara dari luar negeri, sederet penyanyi dan musisi papan atas tanah air juga akan memeriahkan acara ini, sebut saja deretan penyanyi muda bersuara emas: Raisa, Isyana Sarasvati, Tulus, Rizky Febian; para musisi legenda seperti Glenn Fredly, Anji, dan Candil; serta penyanyi-penyanyi pop yang sedang naik daun seperti GAC, Rinni Wulandary, Sheryl Sheinafia, dan Chandra Liow.

Dan pertama kali dalam sejarah NET menghadirkan Via Vallen yg di kemas dan di arransmen musiknya secara berkelas. Dipandu oleh Sarah Sechan dan duo host keren yang paling kocak Vincent Rompies dan Desta Mahendra, acara spektakuler ini  akan dilaksanakan dan disiarkan langsung dari Sentul International Convention Center pada tanggal 29 April 2018, mulai pukul 19.00 WIB.

#netmediatama #netmedia #net #media #televisi #tv #nettv #masa #kini #online #streaming #indonesia #nonton #siaran #net5.0 #IndonesianChoiceAwards #ICA 5 #ICA5.0 #ViaVallen #Sayang

Via Vallen - Sayang Indonesian Choice Awards 5.0 NET Version
Siapakah sebenarnya maria simorangkir

Siapakah sebenarnya maria simorangkir



maria simorangkir Juara 1 Indonesian Idol 2018 - Result & Reunion - Indonesian Idol 2018 Result & Reunion - Indonesian Idol 2018 Indonesian Idol adalah pencarian idola di bidang tarik suara. Indonesian Idol telah menjadi acara realitas terbesar di Indonesia. Grand final indonesian idol 2018, grand final indonesia idol 2018, Indonesian idol, indonesian idol hari ini, indonesian idol semalam, indonesian idol malam ini, indonesian idol 23 april, indonesian idol 2018, indonesian idol 23 april 2018 indonesian idol grand final indonesian idol live, Indonesia idol, indonesia idol hari ini, indonesia idol semalam, indonesia idol malam ini, result dan reunion indonesia idol 2018, result dan reunion indonesian idol indonesia idol live
FB : TokoLaras2
Belanja Aman toko larasnet
Youtube kawankita
resep gurami goreng bumbu saus tiram Jaman now

resep gurami goreng bumbu saus tiram Jaman now


Menu makanan Jaman now lagi trend resep gurami goreng bumbu saus tiram

Bahan-bahan yang di siapkan
•Ikan gurame segar sebanyak 500 gram lalu bersihkan ikan dan sayat-sayat
•Tahu sutera sebanyak 2 buah kemudian potong kecil bentuk dadu
•Daun bawang sebanyak 2 batang kemudian iris sesuai dengan selera
•Cabai merah besar sebanyak 4 buah lalu buang bijinya dan iris tipis
•Tepung kanji sebanyak 1 sendok teh dan larutkan dengan sedikit air
•Minyak goreng secukupnya
Bahan untuk membuat saus tiram
•Bawang putih sebanyak 4 siung kemudian memarkan dan cincang hingga halus
•Saus tiram sebanyak 2 sendok makan
•Kecap asin sebanyak 2 sendok makan
•Minyak ikan sebanyak 2 sendok makan
•Minyak wijen sebanyak 2 sendok makan
•Minyak goreng sebanyak 2 sendok makan
•Merica bubuk sebanyak ½ sendok teh
•Garam sebanyak 1 sendok teh
•Penyedap rasa ½ sendok teh untuk opsional
•Air sebanyak 250ml
Cara membuat:
1.Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melumuri ikan gurame yang telah disiapkan tadi dengan emnggunakan tep[ung kanji, setelah itu panaskan minyak goreng pada wajan dan goreng ikan gurame tersebut hingga berubah warna menjadi kuning kecokelatan. Setelah itu angkat dan tiriskan.
2.Langkah kedua yang harus dilakukan adalah membuat saus tiram untuk siramannya, yaitu dengan cara menumis bawang putih terlebih dahulu hingga mengeluarkan aroma yang harum, kemudian tuangkan air dan masak hingga air mendidih. Masukan beberapa bahan lainnya seperti tahu, cabai merah, daun bawang, kecap asin, saus tiram, merica bubuk, minyak wijen, garam, gula pasir, dan juga penyedap rasa jika memang suka, aduk perlahan hingga seluruh bumbu merata dan mendidih.
3.Dan langkah terakhir dalam pembuatan gurame goreng saus tiram adalah dengan menuangkan tepung kanji yang telah dilarutkan sedikit demi sedikit dan aduk-aduk terus secara perlahan hingga tercampur rata, dan jika sudah mengental dan meletup-letup maka angkat saus tersebut. siapkan ikan goreng gurame tadi pada sebuah piring atau wadah dan siramkan dengan menggunakan saus tiram tadi, setelah itu hidangkan selagi hangat.

The joy with family in Gua China

The joy with family in Gua China


The joy with family in Gua China
Idul Fitri this year is no different dikeluarga our big, because there was a family group of Batam are present to enliven the atmosphere of Eid at our grandmother's house in Malang. For several years now they can not be home to Malang because it has its own activities, and Alhamdulillah this year they can come to celebrate Eid together.

These are some of our big family
Eid is the most exciting moment when there is an event recreation with family, and we are also planning to go on vacation together. We got confused choose between going to the rides or go to the beach. The beach in Malang is known to be very beautiful and big choppy (but if a big wave the danger to children anak.hehehe). Finally, our decision was unanimous and it is certain that we are going to the beach.

Our choice fell on the beach Caves China. The beach is located in rural districts Sitiarjo Sumbermanjing Wetan Malang Regency South. The name of this beach is unique, because it is said, according to local stories there is a cave in the hills of the coast that is in use by an ascetic China to meditate, the ascetic died in the cave, until finally this beach in the call Cave Beach China.
From the information we gather, this beach is nice but the road leading to the location quite difficult because the road is narrow, winding and not on asphalt. Well ... we have to be ready for the extra energy nih-huyun terhuyun in the vehicle and do not forget the extra plastic bags if there are several of us were drunk darat.hehehe ..
It turned out that the information we get is true, other than the winding course there are many roads that have not been in the asphalt, still a compacted rock and dusty course. But it mungking conditions will not be too long, because we see there is already some heavy equipment that is ready to improve the condition of the road is still not feasible, so if sometime there again the course is nyaman..hehehe ...
After a journey of three hours we finally arrived at the beach Caves China. We immediately look for a shady place to rest. We can be a great place, because in addition to shade the landscape directly leads to the sea ... wonderful ... ..
The charm of the beautiful sea and the sound of the waves that continue to rumble made us do not need to linger break, especially for small children, a stretch of sea immediately fill their passion again to play water. Actually not a child who would immediately charmed if you see this beach, even adults will immediately come up to the call of the waves, very exciting ...
Because the cave coast of China, including the south coast which has big waves we have to be extra closely watch our brothers are still small, we have to repeatedly remind them not to go play water was too far from the beach. Until finally we asked them to play water at the edge of the reef, because the waves are not too big.
Because the cave coast of China, including the south coast which has big waves we have to be extra closely watch our brothers are still small, we have to repeatedly remind them not to go play water was too far from the beach. Until finally we asked them to play water at the edge of the reef, because the waves are not too big.
The beach always has its own appeal to everyone (especially for our family rarely to pantai.hehehe ..), see the beautiful scenery, clear water, the roaring sound of the waves in tandem, could almost bring ourselves one with nature, to forget the fatigue and add our gratitude to Allah SWT.
Clear sea water, so we could see tiny shells in it
Hopefully, as human beings we are always able to appreciate the creation of God Almighty, maintain and care for it well, avoiding the destruction of nature that we still have something that will we show to our children someday.
This is our exciting trip to the beach Caves China, hopefully next year we can enjoy the beach another, in the district of Malang.

Putih atau Coklat hamster wortel

Putih atau Coklat hamster wortel


Pagi buta begini, aku sudah bangun. Aku memang sudah terbiasa bangun pagi, terlebih itu karena aku sekolah pagi. Bukan tidak mungkin hal itu yang membuatku bangun sepagi ini. Memang dingin, tetapi apa boleh buat, aku harus melawan rasa dingin ini untuk mandi.

Mataku masih sayup, begitupun penglihatanku. Masih kurang jelih, agak buram. Kulihat kearah jam dinding, ‘Baru jam setengah enam, kalo mandi dingin nggak ya?’ Benakku. Kekantukan masih melandaku. Aku pun segera melangkahkan kaki kearah kamar mandi. Baru melihat airnya saja aku sudah merinding, apalagi jika air itu mengguyur tubuhku. Pasti dingin…

Tidak lama kemudian, aku telah memakai seragam sekolahku. Aku tidak ingin terlalu lama berada dikamar mandi, memegang air yang dingin. “Udah rapi… sip!!” kataku, setelah memakai kerudung. Kini, aku tinggal memakai sepatu.

“Tia, tolong bangunkan kak Siska!! Mau kerja, atau tidak?” seru Mama. Aku hanya mengiyakan. Karena kamar Kak Siska tidak berada didalam rumahku, maka mau tidak mau aku harus keluar. Memang masih pagi, tetapi tetap saja gelap. “Kak Siska, bangun…!! Mau kerja nggak?” kataku, sedikit terpekik. Tidak ada balasan.

Pasti masih tidur… Benakku. Kucoba kembali pintu kamar Kak Siska, tetapi tidak ada jawaban. Tadinya aku berniat untuk memekik, namun aku urungkan kembali niatku. Aku takut jika pekikanku membuat resah tetangga, apalagi ini masih pagi. “iyyaaa…!!” akhirnya suara Kak Siska terdengar, walaupun terdengar sedikit menggumam.

Klek, pintu terbuka. Muka Kak Siska terlihat berantakan, maksudku rambutnya. Mungkin dia bermimpi gatal-gatal, jadi rambutnya agak kusut. Dia memandangku sejenank, namun segera pergi. Seperti biasa, aku selalu mengecek kamarnya, semoga saja ada sesuatu yang baru dari kamar Kak Siska yang sumpek itu.

“Wow… berantakan banget!” kataku, meringis. Kamar perawan kok berantakan gitu? Benakku. Aku menggeleng-geleng, sambil berkedip-kedip. Tiba-tiba saja, mataku membelalak ketika melihat sebuah benda aneh. “Apa tuh? Liat ahh..!!”

Badanku, kujongkokkan. Karena benda itu tepat berada dibawah kasur. Hewan, putih, dan sangat imut. Aku tidak tahu apa nama hewan ini? Semacam tikus, tetapi putih, dan kecil. Hewan apa tuh? Gumamanku. Tanganku berusaha menggapai kandang hewan itu, tetapi suara seorang membuatku tersentak, “Eh, jangan pegang-pegang!”

Ternyata Kak Ika (Kak Siska biasa dipanggil Ika), dia sudah selesai mandi? Benarkah? Perasaan baru tadi Dia keluar kamar. “Ih… siapa yang pegang-pegang? Orang mau liat doang kok!” kataku, mengelak. Aku segera berdiri, “Kak, itu hewan apa?”

“Hamster! cepet keluar, Kakak mau pake baju dulu!” katanya, tanpa disuruh pun aku akan keluar. Fikirku. Aku pun segera keluar, dan melanjutkan kegiatan yang tadi sempat kutunda. Memakai  sepatu, dan segera berangkat kesekolah.

Selama disekolah, aku belajar seperti biasa. Kadang, kami pun bercanda walau ada guru. Ya, begitulah sikap anak kelas V. Seharusnya sudah lebih dewasa, tetapi harus bagaimana lagi? Kami sudah seperti ini. Kegiatan sekolah, membuatku lupa dengan kejadian tadi pagi. Dan aku mengingat kejadian itu, ketika berjalan sepulang sekolah. Langkah pun kulaju dengan agak cepat. Sangat tidak sabar bermain dengan Hamster.
Aku segera mengganti baju, dan segera kekamar Kak Ika. Wow, hewan itu masih ada disitu. Mulutku tersenyum lebar. Aku segera membuka pintu kandang, dan memegang hewan itu. Lebut sekali, seperti belaian tangan Mama. “Lucu banget!” kataku.
“Wey!” suara yang mengagetkanku. “Yi, itu apa?” tanyanya. Pandanganku mengarah kepada orang itu. Fahmi, ternyata Dia yang berbicara.
“Hamster! Punya Kak Ika…!!” kataku. Fahmi menghampiriku, dia memerhatikan Hamster yang imut-imut itu. Mukanya ikut berseri sepertiku. Kami memang baru pertama kalinya melihat Hamster sedekat ini, bahkan memegang. Sebelumnya kami tidak tahu dan mungkin tidak akan pernah tahu. “Mi, kalo Hamster makannya apa sih?”
“Mmm… itu ada wortel! Makanannya wortel kali..!!” katanya, tetapi aku tidak yakin. Ya, memang wortel itu ada di kandang hamster, tetapi apakah iya Hamster makan wortel?
Aku berfikir sejenak, “Iya kali ya? Ya udah, kasih makan aja…!!”
“Iya..!!” jawabnya girang. Kami pun larut dalam keasyikan bermain hamster. Melihat hamster-hamster itu berputar diroda, aku terkagum-kagum. Mereka bisa, kenapa aku tidak bisa?
Tetapi, suatu masalah datang. Ketika aku berniat untuk mengeluarkan hamster dari kandangnya, hamster itu malah memberontak. Dia mengeluarkan suara asing, yang membuatku takut. Malah, hamster itu hamper menggigit tangan Fahmi yang hendak memegang badan hamster itu. “Dishh… hamsternya galak Ya,” gerutu Fahmi. Kata ‘Ya’ adalah kependekan dari Tia. Diambil belakangnya, menjadi ‘Ya’.
“Dishh .. iya, mending gak usah dikeluarin lah..!!” saranku. Fahmi menggeleng, dia bersikeras untuk mengeluarkan hamster itu.
“Aku coba lagi buat keluarin deh..!!” tekatnya.
Aku mengangguk mantap. “Ya udah..!!”. Sekali, tidak berhasil. Kedua, ketiga, sampai beberapa kali gagal. “Mi, sedikit lagi tuh..!! cepet keluarin..!!”
“Susah Ya..!!” katanya mengeluh. Aku pun hanya bisa menyaksikan. Aku tidak berani, karena aku takut di gigit. Kami pun mengurungkan untuk mengeluarkan hamster itu. “Ahaaa… mending di goyang-goyangin aja kandangnya! Nantikan hamsternya keluar!!”
Aku menepuk jidat, “Oh iyaa.. Duh … bodoh banget sih aku!” kataku.
Fahmi segera menggoyang-goyangkan kandang hamster, “Tuh kan, keluar…!!”
Mulutku berseri, “Hahaha… iya! Mi, awas nanti kabur..!! jangan sampe masuk kekolong kasur..!!” saranku. Fahmi hanya mengiyakan. Tetapi tak menerapkan, buktinya hamster itu hamper mendekat kebawah ranjang. “Tuh kan, apa aku bilang..!!”
“Nggak bakal kok!”
“Cepet tangkep, dan masukin deh! Nanti ada Kak Ika, diomelin lhoo!!” kataku, sedikit menakut-nakuti. Muka Fahmi terlihat ketakutan, dia pun segera memasukkan hamster itu.
“Adawwww….!!!” Pekikannya. Kali ini Fahmi tergigit oleh hamster itu. Tuh kan, apa aku bilang?
“Hahaha… mangkanya hati-hati…!!!” aku tertawa puas.
Sorenya, daerahku mati lampu. Pertamanya aku bersyukur karena ini masih sore, tetapi mati lampu itu bertahan sampai malam. Bahkan, ketika shalat magrib pun aku tanpa cahaya. Seperti biasa, aku selalu shalat berjamaah bersama Bapak. Suara Bapak yang merdu sangat enak didengar. Tetapi, ditengah shalat, aku melihat putih-putih melintas melewati kami yang sedang shalat. Kecil. Tetapi menakutkan. Pandangaku terus melirik kearah putih-putih itu. Apa itu? Benakku. Bahkan saking herannya dengan benda itu, pendengaranku menjadi buyar. Dan mengakibatkan lupa berkata ‘Amin’ ketika Bapak membaca Al-Fatihah. Tetapi, untuk rakaat yang kedua, aku tidak lupa. Dan tetap saja, fikiranku tertuju kepada benda putih tadi.
Selesai shalat, aku segara bersalaman kepada Bapak, dan berujar “Pak, tadi Dede liat putih-putih lewat disitu pak.. itu apa sih?” seraya menunjuk tempat yang dilewati benda tadi. “Ohh.. apa jangan-jangan….”
“Jangan-jangan apa?” Tanya Bapak, tetapi aku sudah terlanju berlari mencari handphone Bapak. Kutemukan handphone Bapak diatas lemari. Lalu kunyalakan lampu dihandphone Bapakku. “Kak Ika… hamsternya kaburrrrr….!!!” Pekikkanku.
“Tia… bantuin nangkep dong!!” pinta kak Ika. Mataku mebelalak, tadi siang hanya melihat saja aku takut, apalagi nyuruh nangkep!! Hih… benakku. Aku meringis ketakutan.
“Nggak mau ah…!! Aku nggak berani, Kakak aja!” kataku, seraya mengawasi hamster yang hampir kabur lagi.
“Ya udah, jagain dulu! Kakak mau ngambil kandangnya!” ujar kak Ika, lalu berjalan kearah kamarnya. Aku harus menjaga seperti Pak Satpam, bahkan seperti Polisi menjaga teroris.
Aahhh… ada-ada saja nih, hamster Kak Ika. Aku sudah kaget, aku kira mataku salah melihat, eh ternyata itu adalah hamster. Huh, aku hampir merinding. Kalau saja itu adalah hal lain, itu akan menjadi sejarah, karena aku belum pernah melihat putih-putih. Hihhh… seram…
Keesokan harinya, seperti biasa aku bangun pagi. Memasuki dapur, yang menghubungkan kamar mandi. Ya Tuhan.. baru semalam aku mengalami kejadian lucu, tapi membuat bulu romaku merinding..!! sekarang apalagi? Benakku. Aku menghela nafas.
Tahukah apa yang kulihat? Aku melihat seekor hewan, masuk kedalam toples minyak goreng. Lagi? Hamster lagi? Astagfirallahal’azim…!!! Aku meringis ketika melihat hamster yang berusaha keluar dari toples itu. Hamster itu berusaha keluar dari toples itu, tetapi dinding toples itu licin. Sulit sekali, untuk keluar.

Hamster yang unik, sejujurnya saat itu aku bingung mengenali hamster itu. Karena bulunya yang berubah menjadi coklat, bukan lagi putih.

Bathara Guru iku ratuning para dewa

Bathara Guru iku ratuning para dewa


Bathara Guru iku ratuning para déwa kang ngratoni tribawana (triloka), ya iku jagad luhur, jagad madya, lan jagad andhap. Tegesé jagad luhur ya iku papan keraméyané para sukma (ruh) lan para déwa, jagad madya papan karameyane badhan wadhag (para manungsa), jagad andhap papan karaméyané para jin, sétan, dhedemit, brekasakan, lan sapanunggalané. Kanthi mangkono, Bathara Guru kalebu gedhé panguwasané, wenang mangrèh makluk kang wujud badhan alus apa déné badhan wadhag.

Kahyangané Bathara Guru aran Jonggringsaloka. Mapan ing sapucuking Gunung Tenggur. Papan iki asring sinebut Suralaya, kang surasane padunungane para déwa. Tembunge liya: Surapada, Suraloka, Kahyangan, kadewatan, kadhang ditembungaké kaswargan.

Tebahane Suralaya iya jonggringsaloka iku jembar banget. Perangan-perangane ana kang diarani: Uttarasegara (kahyangane Bathara wisnu), Argadahana/Duksinageni (Kahyangané Bathara Brama), Bendharata/Indraloka (kahyangane bathara Indra), Suwelagringging (kahyangané bathara Sambu), Ekacakra (kahyangan sang Hyang Surya), Argadumilah (kahyangané Bathara Yamadipati),Cakrakembang (kahyangané Bathara Kamajaya),Sebaluri (kahyangané Bathara Antag/Sang Hyang Puguh, Tejamaya (kahyangané bathara Ismaya),Selomangumpeng (kahyangané Bathara Kala), lan isih akèh manèh.

Resep masakan bakmi goreng spesial

Resep masakan bakmi goreng spesial

Bahan - bahan yang dibutuhkan:
Mie telur basah 200 g, rendam dengan air panas, lalu tiriskan.
Telur 2 butir,dikocok lepas, buat arak arik
Daging ayam 150 g,tanpa tulang, potong kecil - kecil.
Bakso sapi atu ayam 10 butir, potong sesuai selera
Wortel 10 g, iris tipis memanjang
Kol 150 g, potong agak kasar sedikit
Daun bawang 1 batang, iris tipis memanjang
Bawang goreng 2 sendok makan
Minyak untuk menumis 3 sendok makan
Air 100 ml

Bumbu - bumbu, haluskan :

Cabai merah keriting 6 buah
Cabai rawit merah 4 buah
Bawang putih 4 siung
Merica 1/2 sendok teh
Garam 1/2 sendok teh
Kaldu bubuk 1/2 sendok teh
Bumbu pelengkap lainnya:

Kecap manis 3 sendok makan

Minyak wijen 1 sendok makan
Kecap ikan 1 sendok teh
Cara membuat  bakmi goreng spesial

1. Tumis bumbu yang telah dihaluskan sampai  keluar bau harumnya, Masukkan daging ayam dan bakso sapi, aduk sampai matang dan warnanya berubah.
2. Tuangkan air dan tunggu hingga mendidih. Masukkan wortel dan kol, masak setengah matang saja. Selanjutnya masukkan mie serta daun bawang dan bumbu pelengkap lainnya.
3. Biarkan hingga matang dan bumbunya meresap rata. Angkat, dan taburkan bawang. goreng.diatasnya
4. Mie siap dihidangkan

 
-->